WELCOME TO MY BLOG
TIPS MEMILIH LAPTOP



Sebagai orang awam yang tidak terlalu mengerti komputer jinjing (laptop), maka saya punya beberapa tips yang mungkin berguna untuk anda sebelum memutuskan untuk membelinya :
 1. Perhatikan 'netbook' atau 'notebook (bagi yang memilih melalui brosur/ tidak langsung melihat barangnya). Kelihatannya memang sangat sepele, tapi cukup sering saya menemukan tipe pembeli seperti ini, biasanya terjadi pada orang yang sangat awam tentang komputer.
Saat ini teknologi notebook (laptop ukuran biasa : 15, 14, 13 inci) masih setingkat lebih tinggi daripada netbook (ukurannya lebih kecil; 12, 10 inci)

2. Selain tipe prosessor (core duo, core to duo, core i3 dan lain-lain), kinerja optimal laptop juga ditentukan oleh perangkat pendukung grafis (VGA). Biasanya harga laptop dengan VGA tambahan seperti ATI dan NVIDIA akan lebih mahal dibanding yang ber-VGA INTEL atau SIS. Perbedaannya akan terasa misalnya pada saat kita main game.  Ada game-game tertentu yang tidak dapat dijalankan atau macet-macet pada saat game berjalan jika VGA laptopnya berjenis SIS (pengalaman pribadi).

3. Tanya secara lengkap tentang layanan purna jual laptop alias garansi. Pengalaman saya juga, kalu terjadi kerusakan laptop bukan karena kelalaian si pemakai, maka anda bisa klaim garansi (bila yang dibeli laptop baru yang bergaransi), namun hal itu rupanya tidak berlaku bila ada dead pixel (bintik kecil yang berwarna putih, merah atau biru yang bukan bagian dari tampilan halaman yang kita buka) pada layar laptop anda (berlaku juga pada monitor komputer). Jadi, khusus untuk layar atau monitor yang ditemukan dead pixel, bila jumlah bintiknya di bawah lima titik, maka tidak dapat  klaim garansi (bukan disebabkan karena kelalaian pemakai). Sekali lagi, ini  berdasarkan pengalaman saya membeli sebuah produk bermerk yang masih berkatagori barang mewah (taunya dari pajak yang harus saya bayar saat membeli).

4. Yang paling penting! Sesuaikan dengan budget/anggaran belanja anda, dengan budget yang ada diharapkan bisa mendapatkan barang yang optimal.

5. Jangan terlalu fokus pada merk. Contoh : ketika membeli laptop ada beberapa merk yang sesuai dengan 'isi kantong saya', tapi ada satu jenis yang merknya tidak begitu terkenal, namun memenuhi semua kriteria di atas, maka pilihan saya pasti jatuh pada laptop yang merknya kurang terkenal itu (kan gak makan merk....). Tapi itu semua terserah pada keputusan anda, penjual yang baik adalah yang memberikan pendidikan tentang produk yang dijualnya kepada calon pembeli, bukan 'sekedar jualan' saja.

Semoga bermanfaat.......
Wassallam